Murid Anand Krishna Dihipnotis di Acara tvOne

berita terbaru indonesia, kasus anand khrisna. Beberapa mantan murid Anand Krishna mengaku dilecehkan dan diperdaya oleh pakar spiritual itu di bawah sadar. Mereka dikondisikan mencintai Anand Krishna secara total. Salah satunya Tara Pradipta Laksmi (19).

“Saya benar-benar tidak sadar, dikondisikan menyerahkan segalanya. Saat itu, dalam hati saya bukan itu yang saya mau,” kata dia dalam perbincangan di tvOne, Selasa 9 Maret 2010.

Demikian juga dengan Leon yang mengaku mengabdi selama delapan tahun pada Anand Krishna. [Read the rest of this entry...]

Tags: ,

Leave a Comment

Ibu Culik Anaknya Sendiri

Liputan6.com, Banyumas: Siswi sekolah dasar di Banyumas, Jawa Tengah, yang dilaporkan hilang diculik dua pekan lalu akhirnya ditemukan, Jumat (5/3). Bocah kelas lima SDN Karanggintung tersebut ternyata diculik oleh ibunya yang telah bercerai dengan suaminya setahun lalu.


Kepada polisi, Yulia mengaku nekad menculik anaknya, Angela Ananda Pertiwi Kartika karena rindu. Yulia juga meinginkan agar Angela tinggal bersama dirinya. Selain itu Yulia mengkhawatirkan perkembangan psikologis anaknya jika tetap tinggal bersama ayahnya.


Penculikan terhadap Angela terjadi dua pekan lalu. Angela diculik saat pulang sekolah. Angela dilaporkan dibawa perempuan tak dikenal yang ternyata adalah ibunya. Polisi memutuskan menyelesaikan masalah ini secara kekeluarga karena kasus lebih pada konflik keluarga.(JUM)

Leave a Comment

Empat Bocah Tewas Tenggelam di Galian

Liputan6.com, Bekasi: Empat bocah tewas tenggelam ketika berenang di kolam galian Perumahan Pesona Ciantra, Bekasi, Jawa Barat, JUmat (5/3). Keempat korban masing-masing bernama Dewi, Marsiti, Tia, serta Mila tewas diduga karena tidak dapat berenang.


Menurut Irma, seorang korban selamat, saat kejadian bersama ketujuh rekannya hendak berenang sepulang dari sekolah. Keempat korban langsung menceburkan diri ke kolam bekasi galian. Keempat korban langsung tenggelam. Kasus ini ditangani jajaran Kepolisian Sektor Cikarang Selatan.(JUM)

Leave a Comment

Ratusan Aktivis HMI Serbu Mabes Polri

Liputan6.com, Jakarta: Ratusan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyerbu Markas Besar Polri, Jumat (5/3) petang, untuk memprotes perusakan Sekretariat HMI Makassar, Sulawesi Selatan, oleh oknum polisi. Massa meminta Kapolda Sulselbar Inspektur Jenderal Polisi Adang Rohyana dicopot karena dinilai sebagai pihak bertanggung jawab.


Saat unjuk rasa berlangsung, tiba-tiba seorang mahasiswa diamankan polisi secara paksa ke dalam Mabes Polri. Melihat kejadian itu, mahasiswa marah dan mencoba masuk. Namun dicegah ratusan aparat yang bersiaga hingga terjadi saling dorong. Setelah mendapat kecaman mahasiswa, polisi membebaskan mahasiswa yang ditahan. Menurut polisi, mahasiswa itu diamankan karena mencoba mengambil batu yang diduga akan dilempar ke arah polisi.(JUM)

Leave a Comment

Tiga Tahun Menderita Penyakit Aneh

Liputan6.com, Lebak: Malang nian nasib Muhamad Soleh. Usinya baru tujuh tahun tapi harus menahan derita sangat di tubuhnya. Tubuh bocah mungil itu penuh dengan luka gatal mulai kepala hingga ujung kaki.


Tiga tahun belakangan, Soleh menderita dibuatnya. Rasa gatal, panas, dan ngilu di persendian tubuh terasa hampir sepanjang hari. Kondisi ini membuat Soleh tidak mampu banyak beraktivitas.


Keterbatasan biaya, membuat Soleh hanya dirawat seadanya. Berprofesi sebagai buruh serabutan, ayah Soleh tak mampu berbuat lebih dari sekadar memberi anak tercintanya obat-obatan warung.


Derita fisik harus ditanggung Soleh kecil. Tapi yang lebih miris, Soleh pun kerap dikucilkan oleh rekan sebayanya karena takut tertular. Sang ayah berhara ada dermawan yang peduli terhadap anaknya.(JUM)

Leave a Comment

Pemuda Coba Bunuh Diri dari Atas Jembatan

Liputan6.com, Depok: Seorang pemuda penderita kelainan jiwa mencoba bunuh diri dari atas jembatan di atas Jalan Juanda Raya, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/3) siang. Pemuda yang tak diketahui namanya itu melawan saat petugas mendekatinya. Dia menyerang petugas dengan linggis yang dibawanya.


Sebelum oleh petugas, warga sempat mencoba merayu sang pemuda untuk turun. Dari lembaran Rp 5.000 hingga pisang. Namun pemuda itu malah bertambah nekat dan tak hanya duduk. Dia berjalan di atas jembatan. Kelelahan setelah berjam-jam di atas jembatan, pemuda stres itu akhirnya menyerah.(JUM)

Leave a Comment

Band Itu Bernama JavaJazz

Liputan6.com, Jakarta: JavaJazz. Grup musik yang satu ini boleh dibilang sebagai contoh jazz supergroup dari Indonesia. Pasalnya, para pendiri JavaJazz terdiri dari sejumlah nama yang memang tak asing lagi di dunia jazz. Sebut saja Indra Lesmana sebagai kibordis. Belum lagi ada Embong Rahardjo mengisi posisi saxophone dan flute. Masih kurang jazz? Masih ada Cendi Luntungan duduk sebagai drummer dan Ron Reeves di perkusi. Grup ini pun lengkap dengan petikan gitar Dewa Budjana dan betotan bas Jefrie Tahalele.


Terwakili dengan nama JavaJazz, mereka seolah sedang membuat proyek ambisius untuk menyelaraskan antara tradisi musik Jawa dengan nuansa jazz. Sehingga, terdengar keunikan dalam beberapa komposisi sejumlah album seperti Bulan di Asia atau pun The Seeker, yang digarap pada 1994 tanpa terjebak dalam dikotomi diatonik delapan nada dan pentatonis lima nada seperti pada gamelan.


Pada 1998, JavaJazz berhasil merilis album mereka yang ketiga, Sabda Prana. Di album ini, posisi Dewa Budjana sebagai gitaris digantikan pemetik gitar Krakatau Donny Suhendra. Sementara itu, Gilang Ramadhan didaulat menjadi drummer dan perkusi JavaJazz.


Sebelas Tahun berikutnya, JavaJazz kembali hadir dengan album Joy Joy Joy dengan anggota kombinasi antara dua album sebelumnya. Tentu saja minus Embong Rahardjo yang telah menghembuskan napas terakhirnya pada 2001. Dalam kesempatan ini, Indra Lesmana dikawal oleh Donny Suhendra, Dewa Budjana, A.S. Mates, dan Gilang Ramadhan.


Dalam album Joy Joy Joy, ada dua gitaris yang didaulat JavaJazz. Album yang dirilis pada 10 Desember 2009 itu seolah fokusnya bergeser kepada warna jazz rock yang menonjol dengan beberapa tambahan efek elektronis. Album yang dikemas dalam keping cakram ganda ini memuat enam komposisi baru dan enam komposisi lama.(ASW)

Leave a Comment

John Legend: Lagu Rohani Berpengaruh Bagiku

Liputan6.com, Jakarta: Banyak yang bilang, semakin banyak seorang artis mendapat penghargaan, maka semakin banyak pula yang menjadi penggemar setianya. Pendapat itu benar adanya. Terbukti pada gelaran Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) 2010 yang diadakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta mulai 5 Maret hingga 7 Maret mendatang dipadati ribuan pengunjung dari Jakarta maupun dari luar kota. Terlebih saat artis asal Amerika Serikat John Legend tampil menghibur publik di hari pertama gelaran JJF 2010.


Kendati terkenal, John tidak lantas tinggi hati. Ia bahkan mengaku sangat terpengaruh dari lagu-lagu rohani yang dulu ia nyanyikan. “Bagiku lagu-lagu religi sangat berpengaruh dalam hidupku,” ujar pria bernama asli John Stephens itu pada jumpa pers di Ruang Kerinci 2, di lantai 6 Gedung Niaga di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (5/3) malam.


Sebelumnya, John sempat datang sedikit terlambat karena kemacetan arus lalu lintas menuju lokasi acara. Namun demikian, para wartawan yang menunggu bisa bertanya dan memotret John dengan leluasa sambil mengajukan beberapa pertanyaan singkat. Usai diwawancara, John kemudian bersiap untuk tampil di depan publik yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.30 WIB dan baru dimulai pukul 21.00 WIB. Mundurnya waktu konser John lantaran sang penggagas acara tersebut yakni Peter F. Gontha yang memberi penghargaan kepada orang-orang yang berjasa sehingga bisa acara musik jazz tersebut bisa digelar di Tanah Air dan menampilkan musisi besar.(BJK)

Leave a Comment

Shanty Terlambat, John Legend Terlewat

Liputan6.com, Jakarta: Penyanyi Shanty menghadiri acara musik Jakarta International Java Jazz Festival 2010 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (5/3). Perempuan kelahiran 30 Desember 1978 ini mengaku sangat antusias menyambut acara musik berskala internasional tersebut.


Kedatangan Shanty ke ajang musik tahunan itu adalah yang kali kedua. Pemilik nama lengkap Annissa Nurul Shanty Kusuma Wardhani Heryadie ini mengaku sangat ingin menonton penyanyi yang meraih penghargaan Grammy Award enam kali yakni John Legend. Namun sayang, Shanty datang ke lokasi acara terlambat lantaran sempat terjebak macet di jalan. “Sebenernya sih pengen banget lihat penampilan John Legend, tapi sudah engga mungkin, soalnya tadi sempat kena macet di daerah Gunung Sahari,” kata Shanty.


Kendati demikian, Shanty tidak lantas kecewa, sebab masih ada dua artis mancanegara lainnya yang bisa ia tonton. “Besok kan masih bisa nonton Toni Braxton. Terus ada Babyface juga. Jadi malam ini mau liat penampilannya Titi Sjuman aja dan Sheila Majid,” tutur Shanty ramah.(BJK)

Leave a Comment

Shanty Tak Sungkan Jika Diminta Ngejazz

Liputan6.com, Jakarta: Penyanyi bergenre pop Shanty tidak tampil menyanyi di Jakarta International Java Jazz Festival 2010. Kendati demikian, ia tetap semangat mengikuti acara tahunan tersebut. Dengan ditemani kedua orang temannya, Shanty mengaku tidak masalah jika dirinya tidak diundang untuk duet atau kolaborasi dengan musisi jazz. “Ya kan saya bukan dari aliran jazz,” kata Shanty, Jumat (5/3), di JIExpo Kemayoran, Jakarta.


Namun, perempuan berzodiak Sagitarius ini tidak keberatan jika suatu hari didapuk untuk berkolaborasi dengan para musisi jazz. “Kalau memang bisa nyambung kenapa engga?” kata Shanty.(BJK)

Leave a Comment

Page 1 of 7012345102030...Last »